Payload Logo
DPRD

Rapat paripurna DPRD Kaltim batal (dok: Deni/katakaltim)

DPRD Kaltim Kecewa! Gubernur hingga Sekda Absen dalam Rapat Paripurna

Penulis: Deni Rahman | Editor: Agung
22 Juni 2026

KALTIM — Rapat paripurna DPRD Kaltim yang dijadwalkan berlangsung Senin pagi (22/6/2026) terpaksa ditunda setelah unsur Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim tidak hadir tanpa keterangan.

Agenda yang sedianya dimulai pukul 10.00 WITA di Gedung Utama DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Karang Paci, Samarinda, tak kunjung berjalan hingga sekitar pukul 13.00 WITA.

Padahal, rapat tersebut dijadwalkan memuat penyampaian Gubernur terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas Nota Keuangan dan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kaltim Tahun Anggaran 2025.

Mulai dari Gubernur, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah hingga asisten Pemprov Kaltim tak tampak hadir dalam agenda tersebut.

Kondisi itu membuat pimpinan dan anggota dewan serta tamu undangan harus menunggu lebih dari dua jam tanpa kepastian.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Jahidin, menyayangkan ketidakhadiran pihak eksekutif tanpa pemberitahuan resmi.

Ia menilai hal tersebut mencerminkan sikap Pemprov Kaltim yang tak kooperatif dalam hubungan antar lembaga.

"Kita ini kan sejajar dengan pemerintah. Minimal asisten yang mewakili gubernur. Ini satu pun tidak ada yang hadir," terang Jahidin.

Sikap tersebut, tegas Jahidin, sama saja tidak menghargai posisi DPRD sebagai lembaga yang setara dengan eksekutif.

Jahidin juga menyoroti lamanya waktu tunggu yang harus dijalani peserta rapat.

"Ya, kita sudah menunggu dua jam lebih, tamu juga sudah nunggu. Tidak ada kabar sama sekali," keluhnya.

Saat dimintai tanggapan, Jahidin secara tegas mengungkapkan kekecewaannya atas kejadian tersebut.

"Kecewa. Bukan kecewa saya sendiri, rakyat Kalimantan Timur kecewa," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, memastikan rapat akhirnya ditunda lantaran ketidakhadiran Pemprov menjelang siang.

"Ini batal karena Pemprov enggak datang. Jadi ditunda," tukas Ananda.

Menurutnya, keputusan penundaan diambil karena waktu sudah mendekati jam makan siang.

DPRD berencana menjadwalkan ulang rapat paripurna tersebut pada malam hari, meski masih menunggu kepastian.

"Ada kesibukan. Rencananya ditunda malam ini. Tapi kita masih menunggu informasi lebih lanjut," ujarnya.

Ananda juga mengakui hingga saat ini DPRD belum menerima penjelasan resmi terkait absennya pihak Pemprov Kaltim.

"Belum ada informasi dari Pemprov. Jadi kita tunda dulu karena sudah mau masuk makan siang juga kan waktunya," tambah Nanda.

Ia menekankan pentingnya perbaikan dalam sistem administrasi dan komunikasi antarlembaga agar kejadian serupa tidak terulang.

"Ke depan harus kita perbaiki tata administrasinya juga, birokrasi administrasi surat-menyuratnya juga harus diperbaiki," tuturnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemprov Kaltim terkait ketidakhadiran dalam rapat paripurna tersebut. (Deni)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025