Payload Logo
IKN

Spanduk pemberitahuan pembangunan di IKN (dok: Han/katakaltim)

Belum Jadi Ibu Kota, Investasi di IKN Capai Rp72,39 Triliun

Penulis: Han | Editor: Agung
20 Mei 2026

NUSANTARA — Nilai investasi yang sudah disuntik ke Ibu Kota Nusantara (IKN) telah mencapai sekitar Rp72,39 triliun.

Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyampaikan capaian tersebut bukti pembangunan Nusantara tak berhenti seiring menuju hidupnya ekosistem perkotaan.

“Total angka estimasi investasi sebesar Rp72,39 Triliun ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap IKN terus berjalan,” ucap Troy dalam keterangannya, Selasa 19 Mei 2026.

Saat ini, total estimasi investasi di IKN terdiri dari investasi swasta murni Rp60,29 triliun, serta fasilitas publik dan penugasan Kementerian/Lembaga (K/L) Rp12,10 triliun.

Keseluruhan terdapat 75 Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 65 pelaku usaha yang masuk dalam investasi swasta murni, serta 15 penugasan kepada K/L.

Komposisi investasi tersebut juga menunjukkan keterlibatan pelaku usaha nasional dan internasional.

Dari total 75 PKS, sebanyak 11 PKS berasal dari investor asing dengan 8 perusahaan dari 6 negara, yaitu Korea Selatan, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Rusia, Malaysia, dan Singapura, sedangkan 64 PKS lainnya berasal dari pelaku usaha dalam negeri.

Kehadiran investasi ini terlihat pada berbagai sektor, mulai dari hunian, infrastruktur, energi, akomodasi, pusat olahraga, hingga fasilitas komersial.

Di sisi lain, aktivitas perekonomian juga mulai tumbuh di kawasan Nusantara, termasuk melalui bisnis makanan, minuman, dan usaha penunjang kebutuhan masyarakat lainnya, baik bagi pekerja maupun pengunjung yang beraktivitas di kawasan Nusantara.

Salah satu contoh perkembangan ekosistem bisnis di IKN terlihat dari masuknya pelaku usaha merek ternama, yaitu Roti’O.

Hadirnya entitas bisnis ini menjadi salah satu contoh bagaimana pelaku usaha melihat peluang jangka panjang di Nusantara.

“Semenjak buka kemarin, antusiasme pengunjung lumayan ramai. Khusus untuk grand opening, itu ada lebih dari seratus orang (yang datang). Kalau disini (IKN), mungkin akan ramai, apalagi kemungkinan untuk orang-orang liburan segala macem mungkin bakal disini, bakal ramai untuk kedepannya,” ucap Harfi, sebagai Leader, Kepala Toko Roti O’ tersebut.

Merespon hal tersebut, Troy menambahkan bahwa investasi yang masuk memberikan sinyal bahwa para investor mulai membaca IKN sebagai pasar masa depan.

“Ketika infrastruktur dasar, hunian, energi, layanan publik, dan aktivitas ekonomi mulai terbentuk, di situlah kota ini mulai hidup. Investasi ini menjadi jembatan dari pembangunan menuju kehidupan kota,” tutupnya. (Han)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025