SAMARINDA — Ribuan massa dikabarkan sudah mendaftarkan diri untuk ikut menggelar aksi demonstrasi di kantor DPRD Kaltim dan kantor Gubernur Kaltim, Kota Samarinda.
Rencana aksi besaran-besaran tersebut bakal digelar pada Selasa 21 April 2026 mendatang.
“Sampai saat ini yang masuk data ada 4.075 orang (yang akan ikut aksi),” ucap Koordinator Lapangan Aliansi, Erly Sopiansyah, di Samarinda, Sabtu 11 April 2026.
Kata dia, data tersebut bahkan dimungkinkan masih bertambah, sebab aksi demonstrasi baru akan digelar satu minggu ke depan.
“Itu sampai saat ini ya. Kita nggak tau nanti sampai tanggal 20 yang masuk data itu. Tapi sebelum tanggal 20 kita beritahukan ke pihak berwajib,” tandasnya.
Dengan konsolidasi yang terus berlangsung, dan jumlah massa yang berpotensi bertambah, aksi 21 April mendatang diprediksi menjadi aksi demonstrasi terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Diberitakan sebelumnya, aksi ini merupakan respons kekecewaan rakyat atas kepemimpinan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Wakilnya, Seno Aji.
Dalam tuntutannya, aliansi menyoroti dugaan praktik dinasti politik dan nepotisme di lingkaran kekuasaan pemerintahan Provinsi Kaltim.
Selain itu, aliansi juga mendorong semua fraksi DPRD Kaltim menggunakan hak angketnya.
Pihak demonstran menegaskan gerakan ini merupakan hasil konsolidasi dari berbagai elemen masyarakat secara organik. Bukan aksi yang spontan. Dan katanya tidak ditunggangi.
Hingga sekarang, sekitar 44 organisasi yang bersepakat bergabung untuk memuluskan aksi unjuk rasa ini.
“Sampai saat ini ada 44 organisasi (yang tergabung), semuanya gabungan dari berbagai elemen masyarakat. Tidak bisa saya sebutkan satu persatu,” tandasnya. (Deni)
Pilihan Editor: Massa Siap Kepung Samarinda













