BONTANG – Kota Bontang terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat industri strategis di Indonesia Timur. Dengan fondasi kuat dari sektor gas alam, pupuk, dan petrokimia, Bontang kini diarahkan menjadi magnet investasi baru melalui pengembangan hilirisasi migas bernilai tambah tinggi.
Didukung keberadaan industri besar seperti PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Badak NGL, serta kawasan industri seperti Kaltim Industrial Estate, Bontang memiliki peluang besar menjadi pusat pengembangan industri turunan migas dan petrokimia yang menyasar pasar domestik hingga ekspor Asia.
Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan potensi Bontang tidak hanya berhenti pada pengolahan bahan baku, tetapi harus diarahkan menuju industri lanjutan yang mampu menciptakan nilai tambah lebih besar.
“Bontang selama ini dikenal sebagai kota industri berbasis gas alam. Ke depan, peluang investasi akan semakin terbuka melalui pengembangan produk turunan seperti amonia, urea, metanol, hingga berbagai produk kimia lainnya,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Menurutnya, keberadaan rantai industri yang sudah terbentuk menjadi keunggulan utama Bontang dalam menarik investor. Infrastruktur industri, ketersediaan energi, serta pengalaman pengelolaan industri skala besar menjadi modal penting untuk mempercepat pertumbuhan sektor hilirisasi.
Hilirisasi migas dinilai mampu membuka peluang baru, mulai dari pembangunan pabrik bahan kimia turunan, industri pendukung, jasa engineering, logistik, hingga penyediaan tenaga kerja terampil. Produk seperti amonia, urea, dan metanol memiliki pasar yang luas, khususnya untuk kebutuhan industri manufaktur dan energi di kawasan Asia.
“Investor melihat Bontang bukan hanya sebagai tempat produksi, tetapi sebagai ekosistem industri. Dengan adanya kawasan industri yang siap dikembangkan, peluang masuknya investasi baru semakin besar,” jelasnya.
Penguatan hilirisasi juga sejalan dengan arah pembangunan nasional yang mendorong agar sumber daya alam tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi. Bontang pun diproyeksikan menjadi salah satu simpul penting industri kimia nasional.
Ke depan, pengembangan industri turunan migas di Bontang diharapkan mampu memperkuat ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja baru, sekaligus memperbesar peran Kota Taman sebagai pusat industri modern yang kompetitif di kawasan Asia.(*)










