Payload Logo
Bontang

Anggota DPRD Bontang, Yusuf. (dok: katakaltim)

Seragam Gratis untuk Ribuan Siswa Bontang Segera Dibagikan, DPRD: Jangan Bandingkan dengan Belanja di Toko

Penulis: irw | Editor: Syamsuddin
18 Juni 2026

BONTANG – Program bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi ribuan siswa SD dan SMP di Kota Bontang kembali menjadi perhatian menjelang tahun ajaran baru. Di tengah pertanyaan masyarakat terkait waktu pembagian seragam, tas, dan sepatu, Anggota DPRD Bontang Yusuf memastikan proses pengadaan berjalan sesuai tahapan dan ditargetkan dapat segera dinikmati para pelajar.

Menurut Yusuf, masyarakat perlu memahami bahwa pengadaan perlengkapan sekolah untuk ribuan siswa tidak bisa dilakukan secara instan layaknya membeli barang di toko. Pemerintah harus melalui proses lelang, pendataan jumlah siswa, hingga penyesuaian ukuran agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

“Ini bukan ratusan, tapi ribuan siswa. Ada sepatu, tas, dan seragam. Pemerintah harus menunggu data pasti siswa yang diterima di sekolah-sekolah sebelum pengadaan dilakukan,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).

Yusuf mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari Dinas Pendidikan, seragam sekolah ditargetkan sudah mulai diterima siswa sebelum kegiatan belajar mengajar berlangsung. Paling tidak, salah satu perlengkapan utama sudah tersedia saat siswa memasuki sekolah.

Politisi tersebut juga menilai kualitas perencanaan program saat ini jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu. Jika sebelumnya masih ditemukan bantuan yang kurang tepat sasaran, kini pemerintah dinilai semakin cermat dalam menentukan kebutuhan dan penerima manfaat.

“Alhamdulillah sekarang semakin baik. Dulu ada perlengkapan yang akhirnya tidak digunakan oleh siswa sebagaimana mestinya. Sekarang pemerintah sudah melakukan perbaikan sehingga bantuan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,” katanya.

Tak hanya membantu orang tua murid, program ini juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat. Yusuf mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan yang melibatkan penjahit lokal dalam pengerjaan seragam sekolah. Kebijakan tersebut membuat perputaran ekonomi daerah ikut bergerak seiring pelaksanaan program.

“Sekarang penjahit lokal juga diberdayakan. Jadi manfaat program ini bukan hanya dirasakan siswa dan orang tua, tetapi juga pelaku usaha kecil di Bontang,” jelasnya.

Dari hasil reses yang dilakukan di berbagai wilayah, Yusuf mengaku hampir tidak lagi menemukan keluhan terkait bantuan perlengkapan sekolah. Sebaliknya, banyak warga yang menyampaikan apresiasi karena program tersebut mampu mengurangi beban pengeluaran keluarga menjelang tahun ajaran baru.

“Mayoritas masyarakat mendukung. Program ini sangat membantu, apalagi kebutuhan sekolah sekarang tidak murah. Kehadiran seragam, tas, dan sepatu gratis tentu menjadi kabar baik bagi orang tua,” tutupnya.

Dengan jumlah penerima yang mencapai ribuan siswa setiap tahun, program perlengkapan sekolah gratis menjadi salah satu bentuk investasi pemerintah dalam mendukung akses pendidikan sekaligus membantu menjaga daya beli masyarakat di Kota Bontang.(*)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025