Payload Logo
Kubar

Dirut Perundam Tirta Sendawar, Untung Surapati. (Dok: Katakaltim/Jantro)

Sungai Mahakam Surut, Perundam Tirta Sendawar Pastikan Pasokan Air Bersih Aman

Penulis: Jantro | Editor: Syamsuddin
13 Agustus 2026

KUBAR — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perundam) Tirta Sendawar memastikan pasokan air bersih kepada pelanggan meski permukaan air Sungai Mahakam surut sekitar 10 meter.

Hal itu diutarakan Direktur Perundam Tirta Sendawar, Untung Surapati, menjawab isu yang berkembang terkait pasokan air bersih akan berhenti dalam dua hari kedepan di Barong Tongkok, Kutai Barat, Kamis 13 Agustus 2026.

"Isu penghentian distribusi air bersih di Kutai Barat dalam dua hingga hari ke depan dipastikan tidak benar atau hoaks," ujarnya.

Diakuinya, permukaan air Sungai Mahakam semakin surut dalam beberapa hari terakhir. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Perundam Tirta Sendawar melakukan sejumlah langkah teknis di lapangan.

"Petugas sedang melakukan penyambungan pipa hisap di Intake, saat Sungai Mahakam terus surut, pipa hisap di Intake tetap bisa mengambil air baku. Intinya, saat ini tidak ada persoalan pelayanan," paparnya.

Untung menjelaskan, Perundam Tirta Sendawar berkomitmen tetap memberikan kepada pelayanan. Pelayanan akan terus berjalan selama sumber air baku Sungai Mahakam masih tersedia.

"Prinsipnya, sepanjang Sungai Mahakam tidak kering, kita tetap melayani. Kecuali kalah Mahakam kering," tegasnya.

Sementara, Staff Ahli Bidang Teknis Perundam Tirta Sendawar, Sutarman mengatakan, distribusi air tetap berjalan.

Kini, pihaknya tengah memindahkan rumah pompa apung untuk mengantisipasi penurunan permukaan Sungai Mahakam.

Jika debit air terus menerus menurun, distribusi air bisa dilakukan secara bergiliran sesuai kondisi di lapangan.

Namun, langkah itu masih akan diuji dan tidak berarti distribusi air dihentikan dalam dua hingga tiga hari ke depan.

"Debit air kemungkinan turun dibawah 200 liter per detik karena permukaan Mahakam semakin surut. Tapi ini masih kami uji. Mudah-mudahan tetap normal sehingga tidak perlu ada zona distribusi," ungkapnya.

Tambah Sutarman, Perundam Tirta Sendawar menggunakan dia sistem pompa. Pompa existing berada di posisi tetap, sedangkan pompa terapung dipindahkan mengikuti penurunan permukaan Sungai Mahakam.

"Pompa terapung saatnini dioptimalkan untuk memastikan pengambilan air baku tetap berjalan saat air semakin surut," terangnya. (Jantro)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025